Jalan Utama Menuju Muara Gadang Air Haji Terputus Akibat Banjir Warga Tanjung Kandis Terpaksa Memutar Lewat Pulau Moncak
Air Haji Barat — Curah hujan tinggi yang terjadi sejak beberapa hari terakhir kembali menyebabkan banjir besar di wilayah Air Haji Barat. Salah satu dampak terparah dirasakan pada jalan utama menuju Muara Gadang Air Haji yang saat ini tidak dapat dilewati karena tergenang air cukup dalam.
Genangan air yang meliputi badan jalan membuat kendaraan roda dua maupun roda empat tidak bisa melintas. Beberapa pengendara yang mencoba menerobos akhirnya terpaksa kembali karena arus air cukup kuat dan ketinggiannya terus meningkat.
Kondisi ini membuat warga yang tinggal di daerah Tanjung Kandis harus mencari jalur alternatif untuk beraktivitas. Jalur Pulau Moncak, Nagari Air Haji Barat menjadi satu-satunya akses yang masih bisa dilewati, meski jarak tempuhnya lebih jauh.
Menurut keterangan warga Air meluap dari aliran sungai dan saluran irigasi yang tidak mampu menahan debit air setelah hujan deras mengguyur sejak malam.
“Biasanya air cepat surut, tapi sekarang cukup tinggi bagi yang berbelanja kebutuhan pokok harus menunda perjalanan karena akses tidak memungkinkan untuk dilalui. Selain itu, beberapa rumah di sekitar bantaran sungai juga dilaporkan ikut terendam.
Kami terpaksa lewat Pulau Moncak untuk pergi ke Labuhan Tanjak,” ujar salah satu warga Tanjung Kandis yang ditemui di lokasi.
Sementara itu, pemerintah kecamatan dan BPBD Kabupaten Pesisir Selatan telah menerima laporan kondisi tersebut dan sedang menyiapkan langkah penanganan, termasuk menurunkan tim untuk mengecek titik banjir serta memastikan jalur alternatif tetap aman dilalui.
Banjir di jalan utama menuju Muara Gadang Air Haji masih menghambat aktivitas warga, dan masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati serta memantau perkembangan informasi dari pemerintah nagari dan pihak berwenang.
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin